Hal yang pertama saya lakukan saat mendarat di meja kerja saya adalah memeriksa pesan2 yang masuk ke gadget, BBM, email, telp, sms, notif sosmed, etc. Saya sedikit tersenyum surprise saat membaca sebuah notif di FB, seorang teman SMA yang sama sekali putus kontak menuliskan sesuatu di wall FB saya. “Seneng baca statusmu. Bikin ak ketawa dtengah judeg. Kalo ga salah, dirimu temanku d SMA 5,bukan?” Kalimat (yang menurut saya) pendek tapi membuat saya berpikir panjang. Ada berbagai lintasan pendapat, pemikiran, analisa, etc yang ujungnya saya berkesimpulan : Ternyata, membahagiakan orang itu sederhana, bahkan terkadang berasal dari sesuatu hal yang tidak pernah kita duga ataupun rencanakan. Saya tidak pernah berniat membuat status di sosmed apapun yang bertujuan menghibur ataupun membahagiakan orang lain, tapi memang saya selalu berusaha membungkus status2 saya dengan kalimat2 yang “tidak biasa”. Saya selalu berusaha memilih kata yang terangkai menjadi kalimat yang enak dibaca (ele...